Ma’had Aly – Sebanyak 46 pengurus Dewan Mahasantri (DEMA) resmi dilantik di Ma’had Aly Nurul Jadid pada Kamis, 5 Mei 2026. Pelantikan yang digelar di wilayah Al-Amiri tersebut menjadi momentum untuk membangkitkan kembali gairah organisasi serta memperkuat sinergi dalam mengembangkan minat dan bakat mahasantri.
Prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan dipimpin langsung oleh Naib Mudir II Ma’had Aly Nurul Jadid, KH. Hilman Zidni Romzi. Para pengurus yang dilantik terdiri dari mahasantri putra dan putri yang akan mengemban amanah kepengurusan DEMA periode baru.
Mudir Ma’had Aly Nurul Jadid, Gus Muhammad Al-Fayyad, berharap para pengurus mampu menjalankan amanah dengan baik melalui penyusunan program kerja yang cermat, efektif, dan tepat sasaran. Menurutnya, organisasi harus menjadi ruang pengembangan kapasitas intelektual sekaligus keterampilan mahasantri.
Dalam arahannya, Gus Fayyad menegaskan pentingnya organisasi sebagai sarana membangun kekuatan bersama. Ia menyampaikan bahwa “satu kebaikan yang tidak terorganisir akan kalah oleh kejelekan yang terorganisir.” Pesan tersebut, menurutnya, selaras dengan visi dan misi Ma’had Aly serta nilai Panca Kesadaran Santri, khususnya kesadaran berorganisasi yang selama ini ditekankan oleh para masyayikh Nurul Jadid.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan untuk memimpin dan dipimpin. Mengutip prinsip Tut Wuri Handayani, Gus Fayyad menjelaskan bahwa seorang pemimpin harus mampu memberi teladan di depan, membangun semangat di tengah, dan memberikan dorongan dari belakang.
“Melalui organisasi Dewan Mahasantri ini, saya berharap para mahasantri dapat mengembangkan kemampuan intelektual dan potensi yang dimiliki. Semoga seluruh pengurus diberi kemudahan dan kesuksesan dalam menjalankan amanah,” pungkasnya.
